Di Manakah Letak Surga dan Neraka Menurut Islam?

Di Manakah Letak Surga dan Neraka Menurut Islam?

Di Manakah Letak Surga dan Neraka Menurut Islam?

Pendahuluan

Masalah letak surga dan neraka termasuk perkara akidah yang bersumber dari wahyu dan penjelasan para sahabat serta ulama Ahlus Sunnah. Walaupun hakikat detailnya termasuk perkara gaib, dalil-dalil Al-Qur’an, Sunnah, dan atsar salaf menunjukkan gambaran umum yang jelas tentang keduanya.

Dalil dari Hadis Nabi ﷺ tentang Letak Surga

Rasulullah ﷺ bersabda:
إِذَا سَأَلْتُمُ اللَّهَ فَسَلُوهُ الْفِرْدَوْسَ، فَإِنَّهُ أَوْسَطُ الْجَنَّةِ، وَأَعْلَى الْجَنَّةِ، وَفَوْقَهُ عَرْشُ الرَّحْمَنِ
“Apabila kalian memohon kepada Allah, maka mohonlah kepada-Nya surga Al-Firdaus, karena ia adalah surga yang paling tengah dan paling tinggi, dan di atasnya terdapat ‘Arsy Ar-Rahman.” (HR. Bukhari no. 7423)

Hadis ini menunjukkan secara tegas bahwa surga berada di tempat yang tinggi, bahkan atap tertingginya adalah ‘Arsy Allah ﷻ.

Atsar Sahabat tentang Letak Surga dan Neraka Diriwayatkan dari Abdullah bin Mas‘ud radhiyallahu ‘anhu:
الْجَنَّةُ فِي السَّمَاءِ السَّابِعَةِ الْعُلْيَا، وَالنَّارُ فِي الْأَرْضِ السَّابِعَةِ السُّفْلَى
“Surga berada di langit ketujuh yang paling tinggi, dan neraka berada di bumi ketujuh yang paling bawah.” (Al-Baihaqi, Al-Ba‘ts wa an-Nusyur, no. 455 – sanadnya lemah, namun maknanya dikuatkan dalil lain)

Beliau membaca firman Allah ﷻ:
إِنَّ كِتَابَ الْأَبْرَارِ لَفِي عِلِّيِّينَ
“Sesungguhnya catatan orang-orang yang berbakti benar-benar berada di ‘Illiyyin.” (QS. Al-Muthaffifin: 18)

Dan firman-Nya:
إِنَّ كِتَابَ الْفُجَّارِ لَفِي سِجِّينٍ
“Sesungguhnya catatan orang-orang yang durhaka benar-benar berada di Sijjin.” (QS. Al-Muthaffifin: 7)

Atsar Sahabat Lainnya

Dari Abdullah bin Salam radhiyallahu ‘anhu:
إِنَّ الْجَنَّةَ فِي السَّمَاءِ، وَإِنَّ النَّارَ فِي الْأَرْضِ
“Sesungguhnya surga berada di langit dan neraka berada di bumi.” (Al-Hakim no. 8698, dishahihkan oleh Al-Hakim dan disepakati Adz-Dzahabi)

Dari Ibnu عباس radhiyallahu ‘anhuma:
الْجَنَّةُ فِي السَّمَاءِ السَّابِعَةِ، وَجَهَنَّمُ فِي الْأَرْضِ السَّابِعَةِ
“Surga berada di langit ketujuh dan Jahannam berada di bumi ketujuh.” (Abu Nu‘aim)

Atsar Tabi‘in

Mujahid رحمه الله berkata:
قُلْتُ لِابْنِ عَبَّاسٍ: أَيْنَ الْجَنَّةُ؟ قَالَ: فَوْقَ سَبْعِ سَمَاوَاتٍ، قُلْتُ: فَأَيْنَ النَّارُ؟ قَالَ: تَحْتَ سَبْعَةِ أَبْحُرٍ مُطْبَقَةٍ
“Aku bertanya kepada Ibnu عباس: ‘Di mana surga?’ Beliau menjawab: ‘Di atas tujuh langit.’ Aku bertanya: ‘Lalu di mana neraka?’ Beliau menjawab: ‘Di bawah tujuh lautan yang saling menutupi.’” (Ibnu Mandah)

Penjelasan Ulama

Penjelasan Ibnu Rajab رحمه الله
Beliau berkata:
كَانُوا يَقُولُونَ: إِنَّ الْجَنَّةَ فِي السَّمَاوَاتِ السَّبْعِ، وَإِنَّ جَهَنَّمَ فِي الْأَرْضِينَ السَّبْعِ
“Mereka (para salaf) mengatakan: sesungguhnya surga berada di tujuh langit, dan Jahannam berada di tujuh lapis bumi.” (At-Takhwīf min an-Nār, hlm. 62–63)

Beliau juga berdalil dengan firman Allah ﷻ:
لَا تُفَتَّحُ لَهُمْ أَبْوَابُ السَّمَاءِ
“Tidak akan dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit.” (QS. Al-A‘raf: 40)

Ini menunjukkan bahwa tempat mereka (orang kafir) berada di bawah, yaitu di neraka. Penjelasan Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin رحمه الله

Beliau berkata:
«الْجَنَّةُ فِي أَعْلَى عِلِّيِّينَ، وَالنَّارُ فِي سِجِّينٍ، وَسِجِّينٌ فِي الْأَرْضِ السُّفْلَى، وَقَدْ ثَبَتَ عَنِ النَّبِيِّ ﷺ أَنَّ عَرْشَ الرَّحْمَنِ سَقْفُ جَنَّةِ الْفِرْدَوْسِ»
“Surga berada di ‘Illiyyin yang paling tinggi, dan neraka berada di Sijjin, dan Sijjin berada di bumi paling bawah. Telah tetap dari Nabi ﷺ bahwa ‘Arsy Ar-Rahman adalah atap surga Al-Firdaus.” (Fatawa Nur ‘ala ad-Darb, 4/2)

Beliau juga berkata:
«النَّارُ فِي الْأَرْضِ، وَلَكِنْ لَا نَدْرِي أَيْنَ هِيَ مِنَ الْأَرْضِ عَلَى وَجْهِ التَّعْيِينِ»
“Neraka berada di bumi, namun kita tidak mengetahui secara pasti di bagian bumi yang mana.” (Asy-Syarh al-Mumti‘, 3/174–175)

Kesimpulan
1. Surga berada di atas, di langit ketujuh, dan atap tertingginya adalah ‘Arsy Allah ﷻ.
2. Neraka berada di bawah, di bumi paling bawah (Sijjin).
3. Detail hakikatnya termasuk perkara gaib, wajib diimani tanpa membahas bagaimana dan di mana secara pasti.
4. Yang paling penting adalah beramal untuk meraih surga dan berlindung dari neraka.

Wallāhu a‘lam.

Dr. Sirajul Yani, S.Pd.I, B.Sh, M.H.I
Founder Ilmu Center Academy dan Web: asy-syariah.com

Dapatkan Program Belajar Online dan Ebook Berkualitas di: ilmucenteracademy.com

Posting Komentar untuk "Di Manakah Letak Surga dan Neraka Menurut Islam?"

ikut program

ikut program